Pusat Informasi & Pertanyaan yang Sering Ditanyakan
Temukan jawaban dari pertanyaan umum seputar Pesantren PPTQ Miftahul Huda Putri.
Bagaimana cara mendaftar menjadi santri di Miftahul Huda Putri?
Pendaftaran dapat dilakukan secara online melalui link PPDB yang tersedia di website atau langsung ke kantor PPDB pesantren pada jam kerja. Setiap pendaftar akan mendapatkan nomor pendaftaran untuk mengikuti seleksi.
Apa saja syarat pendaftaran santri baru?
Syarat umum PPDB Miftahul Huda Putri:
- Beragama Islam dan berakhlak baik
- Sehat jasmani dan rohani (surat keterangan dokter)
- Lulus tes akademik (baca tulis Al-Quran, matematika dasar, tes wawancara)
- Mengisi formulir pendaftaran dan melampirkan dokumen (KK, KTP wali, ijazah terakhir, pas foto)
Berapa biaya pendidikan di Miftahul Huda Putri?
Biaya pendidikan bervariasi per unit dan tingkat kelas. Secara garis besar:
- Uang Pangkal: Mulai dari Rp 10 juta (tergantung unit)
- SPP Bulanan: Rp 500 ribu - Rp 750 ribu (sudah termasuk makan, asrama, dan laundry)
- Pendaftaran: Rp 250.000 (Gelombang I diskon 50%)
* Informasi rinci dapat mengunduh brosur atau menghubungi panitia PPDB.
Apakah ada beasiswa untuk santri berprestasi/kurang mampu?
Ada. Miftahul Huda Putri membuka program beasiswa setiap tahunnya:
- Beasiswa Tahfidz: Santri yang hafal 10 juz saat masuk dibebaskan biaya pangkal
- Beasiswa Yatim & Dhuafa: Kuota 25 kursi per tahun dari donatur
- Beasiswa Prestasi: Juara 1 olimpiade/lomba tingkat provinsi ke atas
Apakah santri wajib menghafal 30 juz?
Target utama Miftahul Huda Putri adalah santri lulus dengan hafalan 30 juz. Namun, pihak pesantren memahami setiap santri memiliki kemampuan berbeda. Ada tahapan dan target per tahun. Siswa yang lambat tetap dibina tanpa paksaan.
Kurikulum apa yang dipakai di Miftahul Huda Putri?
Kurikulum Miftahul Huda Putri adalah 3 in 1:
- Kurikulum Nasional (KMA 184 / K13): Sesuai standar Kemendikbud & Kemenag
- Kurikulum Dirasah Islamiyah: Tafsir, Fikih, Hadits, Bahasa Arab, Kitab Kuning
- Kurikulum Tahfidz: Hafalan 30 juz + Tajwid & Qiroah
Bagaimana pengawasan asrama di malam hari?
Asrama Miftahul Huda Putri dijaga ketat oleh Musyrif 24 jam. Malam hari setelah Isya ada murojaah dan belajar bersama. Lampu tidur pukul 21.30 (hari biasa) / 22.00 (libur). Ada patroli rutin setiap jam.
Apakah orang tua bisa menjenguk santri kapan saja?
Pertemuan orang tua & santri diatur pada hari libur setiap 2 minggu sekali (Ahad pagi) atau saat libur semester. Untuk keadaan darurat dapat menghubungi musyrif asrama. Kami percaya kedisiplinan ini baik untuk proses kemandirian santri.
Apakah santri boleh membawa HP sendiri?
Tidak diperbolehkan. Seluruh santri wajib menyerahkan HP saat masuk asrama untuk disimpan panitia. HP hanya dapat diambil saat akan berbicara dengan orang tua pada jadwal yang ditentukan. Pesantren menyediakan telepon umum & WiFi terawasi untuk keperluan komunikasi.
Apa makanan yang disediakan di pesantren?
Pesantren menyediakan 3 kali makan utama + 2 kali snack setiap hari dengan gizi seimbang (nasi, lauk, sayur, buah). Menu bervariasi tiap harinya dan dikelola tim ahli gizi. Untuk santri dengan pantangan/alergi makanan dapat memberi tahu pihak asrama.